Friday, 13 July 2012

^ UNTUKMU RENUNGANMU MUSLIMAH ^


UNTUKMU RENUNGANMU MUSLIMAH 

Segala puji bagi Allah yang menggerakkan hati dan jiwa manusia menuntut ilmu yang akan menghampirkan diri seorang hamba yang hina kepada Zat Yang Menciptakannya. Selawat dan salam buat Rasul Muhammad ... berselawatlah ke atasnya... yang tidak pernah alpa dan putus asa membimbing ummah sehingga kini agar menuruti jejak ke redha Ilahi. Serta buat ahli keluarga baginda yang suci dan mulia dan para sahabat yang menjadi tokoh-tokoh agung dan pemugar semangat perjuangan Islam sehingga Kiamat. 

Rasulullah SAW bersabda : "Aku melihat ke dalam Syurga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita." 
[HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya] 

Hadith ini menjelaskan kepada kita apa yang disaksikan oleh Rasulullah tentang penduduk Syurga yang majoritinya adalah fuqara (para fakir miskin) dan neraka yang majoriti penduduknya adalah wanita. Tetapi hadith ini tidak menjelaskan sebab-sebab yang menghantarkan mereka ke dalam neraka dan menjadi majoriti penduduknya, namun disebutkan dalam hadith lainnya. 

Di dalam kisah gerhana matahari yang Rasulullah SAW dan para sahabatnya melakukan solat gerhana padanya dengan solat yang panjang , Rasulullah SAW melihat Syurga dan neraka. Ketika baginda melihat neraka maka baginda bersabda kepada para sahabatnya radliyallahu 'anhum : " … dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita." Sahabat pun bertanya : " Mengapa (demikian) wahai Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam? " Baginda Rasulullah SAW menjawab : " Kerana kekufuran mereka." Kemudian ditanyai lagi : " Apakah mereka kufur kepada Allah? " Baginda menjawab : " Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ' Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.' "
[HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu 'anhuma] 

Dari Imran bin Husain dia berkata, Rasulullah SAW bersabda : " Sesungguhnya penduduk syurga yang paling sedikit adalah wanita." 
[HR. Muslim dan Ahmad] 

Imam Qurthubi rahimahullah mengulas hadits di atas dengan pernyataannya : " Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Syurga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat kerana kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum lelaki dari akhirat disebabkan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat." 
[Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tadzkirah halaman 369] 

Rasulullah SAW bersabda: "Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya."
[HR. Nasa’i di dalam Al Kubra dari Abdullah bin ‘Amr. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 76] 

Rasulullah SAW bersabda: " Wanita mana saja yang meminta cerai pada suaminya (tanpa sebab) maka haram baginya wangi Surga."
[HR. Abu Daud dan At Tirmidzi serta selain keduanya. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 85] 

Baginda Rasulullah SAW juga bersabda : " Bersedeqahlah kalian! Kerana kebanyakkan kalian adalah kayu bakarnya Jahanam! " Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, diapun bertanya : " Mengapa demikian, wahai Rasulullah?" Rasulullah SAW menjawab : " Kerana kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami! " 
[HR. Bukhari] 

Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan dalam Sahih Muslim dari sahabat Abu Said Al Khudri, baginda bersabda: " Hati-hatilah terhadap dunia dan berhati-hatilah terhadap wanita, karena sesungguhnya fitnah yang pertama kali menimpa Bani Israel adalah wanita. " 

Pada riwayat lain dalam Sahih Muslim dari Sahabat Jabir Rasulullah SAW mengisyaratkan dengan sabdanya: " Sesungguhnya wanita menghadap dalam bentuk syaitan, dan membelakangi dalam bentuk syaitan." 

[Surah Al-'A`rāf : 27]

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-'A`rāf ayat 27 yang bermaksud :" Wahai anak-anak Adam! Janganlah kamu diperdayakan oleh Syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapa kamu dari Syurga, sambil ia menyebabkan terlucutnya pakaian mereka berdua untuk memperlihatkan kepada mereka: aurat mereka (yang sebelum itu tertutup). Sesungguhnya Syaitan dan kaumnya melihat kamu dengan keadaan yang kamu tidak dapat melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan Syaitan-syaitan itu teman rapat bagi orang-orang yang tidak beriman." 

" O children of Adam, let not Satan tempt you as he removed your parents from Paradise, stripping them of their clothing to show them their private parts. Indeed, he sees you, he and his tribe, from where you do not see them. Indeed, We have made the devils allies to those who do not believe." 

[Surah An-Naĥl : 97] 

Allah SWT berfirman dalam Surah An-Naĥl ayat 97 yang bermaksud : " Sesiapa yang beramal soleh, dari lelaki atau perempuan, sedang ia beriman, maka sesungguhnya Kami akan menghidupkan dia dengan kehidupan yang baik; dan sesungguhnya kami akan membalas mereka, dengan memberikan pahala yang lebih dari apa yang mereka telah kerjakan." 

" Whoever does righteousness, whether male or female, while he is a believer - We will surely cause him to live a good life, and We will surely give them their reward [in the Hereafter] according to the best of what they used to do." 

Yang baik itu datang dari Allah dan sebarang kelemahan datang dari kita sendiri. Harap dapat perbetulkan mana yang tidak enak di mata anda semua.

^ ANAK PALESTIN vs ANAK MELAYU ^

ANAK PALESTIN VS ANAK MELAYU

Anak Palestin gugur syahid, Anak Melayu gugur janin. 

Anak Palestin hilang keluarga sebelum bekeluarga, Anak Melayu hilang dara sebelum bekeluarga. 

Anak Palestin maut ditembak zionis semasa jihad,  Anak Melayu maut ditembok besi semasa merempit. 

Anak Palestin menangis kerana diragut harta, maruah, keluarga dan tempat tinggal, Anak Melayu menangis kerana teman lelaki atau teman wanita diragut orang lain. 

Anak Palestin hilang kaki kerana berjuang untuk agama, Anak Melayu hilang maruah kerana cinta.

^ AKU JUGA INGIN MENJAGA HATIKU ^


AKU JUGA INGIN MENJAGA HATIKU 

Pedang yang tidak mengenal mana musuh dan teman pasti akan menusuk siapa saja hingga nyawa yang tidak berdosa juga akan terbunuh. Saya bukan ingin bercerita mengenai peperangan disini. Pedang begitu sinonim dengan lidah yang kita miliki. Lidah adalah anggota dimana lisan dapat dituturkan. Sama ada kita menggunakannya untuk menyampaikan kebaikan atau bicara yang langsung tidak mendatangkan manfaat. Itu adalah pilihan kita. Itulah sebabnya kita disuruh berfikir sebelum berbicara kerana bicara yang dilafazkan tidak mungkin akan dapat ditarik kembali. 

“Terlajak perahu boleh diundur... terlajak kata buruk padahnya..” 
“Kerana pulut santan binasa, kerana mulut badan binasa..” 
Itu pepatah lama yang harus kita pegang kuat. 

Kerana lidah inilah juga yang menyebabkan ramai yang memilih untuk meninggalkan jalan ini.... Yes! Kita perlu sedar bahawa tidak semua orang itu punya hati yang sama. Ada yang ibarat kaca, ada yang seperti batu dan bermacam-macam jenis hati. Hatta dengan orang yang kita sudah kenal lama juga perlu untuk beradab dalam berbicara. 

I know i been talking about this quite often..Why? Its one of the things that affect me as well and Alhamdulillah, its because of the mercy of Allah that He gives me mind that can think of the bad consequences that will happen if i take everything to heart. Sometimes, we need to be choosy. In what sense that we need to be choosy? I believe most of us will choose the best over the bad things So, apabila kita mendengar apa yang diperkatakan kepada kita. Kita ambil yang jernih dan buang yang keruh. Orang selalu cakap jangan simpan lama-lama dalam hati. Why? Because if you are keeping those bad things in your heart for too long that means you are giving the chance for the devil to enter your heart and whispering all the bad devil talk such as leave your friend, do revenge and so on and so forth. 

Manusia yang bersifat lemah, Allah itu Maha Kuat. Manusia tidak mampu melebihi luasnya ilmu Allah . Dalam sebuah hadits Qudsi mengatakan, “Tidak ada satu hari itu yg berlalu tanpa laut itu memohon utk menenggelamkan manusia..” Dan kerana kasih sayangnya Allah pada kita, Allah berfirman yang maksudnya,“Biarkan hambaKu..kerana Aku lebih tahu. Kalau manusia itu hamba kamu maka perlakukanlah sesuka hatimu..Tapi dia adalah hambaKu..” One of the things that makes my heart melts is knowing the fact that Allah loves us so much.. so huge.. so vast that no one can over take His love. And i always found my self immerse with the speech of Allah that i feel i cant live without it. Alhamdulillah. 

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu (yang sempurna imannya) ialah mereka yang apabila disebut nama Allah (dan sifat-sifatNya) gementarlah hati mereka; dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya, menjadikan mereka bertambah iman, dan kepada Tuhan mereka jualah mereka berserah.” 
[Surat Al-'Anfāl : 2] 

" The believers are only those who, when Allah is mentioned, their hearts become fearful, and when His verses are recited to them, it increases them in faith; and upon their Lord they rely – "

Bila saja hati kita terguris, mohonlah ampun pada Allah . Mungkin dulu kita seperti itu juga. Tak jaga hati orang. No one perfect but everyone strives to be the best and you don’t need to be perfect to inspire others. Let people get inspired by how you deal with your imperfection. And you know what? The more pain you get in life; the more you become special. 

Perlu ingat juga kecantikan tak akan mendatangkan manfaat jika lisanmu tidak terjaga. Semuanya juga berpunca dari hati kerana hati adalah raja segala anggota. Jadilah raja yang baik, raja yang sentiasa menjaga hubungan dengan Allah. Biar kita melihat dengan mata Allah, memegang dengan tangan Allah, berbicara denagn lisan Allah. Akhirnya, marilah sama-sama kita berdoa semoga diteguhkan langkah kita dijalan ini, semoga tetap istiqomah menjalankan perintah-Nya dan semoga hati-hati kita akan sentiasa bertaut dengan adanya iman dalam hati. 

Saya juga sedang berusaha menjaga hati... ~ 

^ SAKIT HATI DENGAN APA YANG ORANG CAKAP? ^


SAKIT HATI DENGAN APA YANG ORANG CAKAP?  

Jangan biar apa yang orang cakap itu, MENETAP dalam hati. Jangan simpan apa yang dia cakap tu dalam hati. 

Kadang-kadang, kita memang senang sakit hati dengan apa yang orang cakap. Orang yang bercakap pulak, senang hati je cakap apa yang dia nak cakap. Orang yang bercakap dan menyakitkan hati tu, kadang-kadang tak fikir pun sebelum bercakap. Dan selepas bercakap pun, dia tak pernah fikir. 

So, jangan buang masa, dan space-space dalam hati, untuk simpan dan keep apa yang dia cakap. Kadang-kadang, dia pun dah lupa apa yang dia cakap kat kita, tapi kita ni, duk simpan dalam hati dan cakap dengan diri sendiri,
“aku tak akan lupa apa yang kau cakap.”
“sampai bila-bila,”
“aku akan ingat.” 

Jangan buang masa. Ingat dosa mulut dia. Malaikat dah catat dosa dia dan Allah dah tahu salah dia. Mengingat apa yang dia cakap itu, akan hanya membuat kita sakit hati. So, lupakan. Dia nak cakap apa... biar dia cakap. 

Please... jangan buang masa buat koleksi, “kata-kata dia, yang menyakitkan hati.”

Thursday, 12 July 2012

^ SESUNGGUHNYA ALLAH BERSAMA KITA ^


JANGANLAH ENGKAU BERDUKACITA, SESUNGGUHNYA ALLAH BERSAMA KITA 

" Kalau kamu tidak menolongnya (Nabi Muhammad) maka sesungguhnya Allah telahpun menolongnya, iaitu ketika kaum kafir (di Makkah) mengeluarkannya (dari negerinya Makkah) sedang ia salah seorang dari dua (sahabat) semasa mereka berlindung di dalam gua, ketika ia berkata kepada sahabatnya: "Janganlah engkau berdukacita, sesungguhnya Allah bersama kita". Maka Allah menurunkan semangat tenang tenteram kepada (Nabi Muhammad) dan menguatkannya dengan bantuan tentera (malaikat) yang kamu tidak melihatnya. Dan Allah menjadikan seruan (syirik) orang-orang kafir terkebawah (kalah dengan sehina-hinanya), dan Kalimah Allah (Islam) ialah yang tertinggi (selama-lamanya), kerana Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. "
[Surah At-Tawbah (The Repentance) 9 : 40] 

"If you do not aid the Prophet - Allah has already aided him when those who disbelieved had driven him out [of Makkah] as one of two, when they were in the cave and he said to his companion, "Do not grieve; indeed Allah is with us." And Allah sent down his tranquillity upon him and supported him with angels you did not see and made the word of those who disbelieved the lowest, while the word of Allah - that is the highest. And Allah is Exalted in Might and Wise. "

Sesungguhnya Allah SWT bersama kita 

Sabar Itu Indah, 
Jika langit hendak runtuh, 
Bagaimana jari hendak menahannya, 
Kita hamba yang dibatasi takdir, 
Di situlah nokhtah segala tadbir. 

Hitungkan laut kesyukuran, 
Di pinggir pantai kesabaran, 
Carilah hikmah tuailah iktibar, 
Sabarlah dalam bersabar. 

Betapa pun terasa pahit, 
Janganlah hendaknya tercalar tauhid, 
Sesungguhnya sabar itu indah, 
Didikan terus dari Allah. 

Ujian itu penebus dosa, 
Meningkatkan darjat, 
Menambahkan pahala, 
Bingkisan tazkirah daripada yang Esa, 
Bagai ombak…. 
Penghias samudera!

Sunday, 8 July 2012

^ DENDAM ^


DENDAM 
Dendam ialah apabila hati seseorang itu merasa sangat berat terhadap seseorang lain seperti membencinya, menjauhi diri darinya, dan sifat itu akan kekal bersemadi di dalam hati orang itu dan tidak padam-padam. 

Keburukan-keburukan Dendam 
Dengan itu jelaslah bahawa sifat dendam itu berpunca dari sifat marah yang tidak dikekang atau diredhakan dengan segera. Sifat dendam ini akan menimbulkan berbagai perkara mungkar antaranya: 

Perasaan hasad atau dengki dalam diri, sehingga pendengki itu merasakan tidak senang bila melihat seseorang berada di dalam kenikmatan, lalu ia mengharapkan terhapusnya nikmat itu daripada orang itu. Dengan makna yang lain seorang yang menyimpan perasaan hasad tidak suka melihat orang yang didengkinya itu hidup senang lenang, sebaliknya merasa gembira apabila orang yang didengkinya itu ditimpa kesusahan. Kelakuan ini adalah contoh dari kelakuan orang-orang munafik. 

Pendengki itu bukan saja menyimpan perasaan hasad dengki dalam dirinya, malah ia merasakan senang sekali apabila orang yang didengkinya itu ditimpa sesuatu kecelakaan atau bencana. 

Pendengki akan menjauhi dan memutuskan perhubungan dengan orang yang didengkinya; tidak mahu bergaul dengannya. 

Pendengki akan mengucapkan kata-kata yang tidak patut terhadap orang yang didengkinya, iaitu samada berbohong, mengumpat, mendedahkan rahsia lawanya, mengejek, menjatuhkan kehormatan dan sebagainya. 

Pendengki akan menganiaya lawannya, samada dengan memukulnya atau sebagainya. 

Pendengki akan menahan hak milik orang yang didengkinya, seperti menahan hutang yang patut dibaya, enggan mengembalikan amanah yang diserahkan kepadanya dan sebagainya. Sesungguhnya perbuatan seperti di atas itu adalah haram dilakukan dan ianya merupakan perbuatan iblis terkutuk. 

Orang Pendendam Menjadi Rakan Iblis 
Sekiranya orang yang berdendam itu dapat menguasai dirinya dari perbuatan-perbuatan buruk yang disebutkan di atas, tetapi masih memiliki perangai yang tidak baik seperti sengaja tidak mahu bermuka manis terhadap orang yang didendamnya itu, tidak belas kasihan terhadapnya, tidak mengambil berat terhadap dirinya dengan menunaikan segala keperluannya, tidak bersedia membantu pada perkara yang memberi kebaikan kepada orang itu, maka itu menandakan sifat dendamnya masih ada. Semua perkara yang disebutkan itu akan menjatuhkan darjat seseorang dan akan melenyapkan pahala yang banyak, seterusnya ia menjadi rakan-rakan iblis. 

Pernah berlaku, apabila Saidina Abu Baka As-Siddiq r.a bersumpah tidak akan memberikan bantuan (harta) kepada Misthah yang masih tergolong kerabatnya, kerana suatu penganiayaan yang dilakukan oleh Misthah, maka Allah menurunkan ayat-Nya :


yang bermaksud: " Dan janganlah orang-orang yang berharta serta lapang hidupnya dari kalangan kamu, bersumpah tidak mahu lagi memberi bantuan kepada kaum kerabat dan orang-orang miskin serta orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah; dan (sebaliknya) hendaklah mereka memaafkan serta melupakan kesalahan orang-orang itu; tidakkah kamu suka supaya Allah mengampunkan dosa kamu? Dan (ingatlah) Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani."
[An-Nur: 22] 

Sebaik sahaja firman itu disampaikan kepada Saidina Abu Bakar, maka beliau pun akur dan redha dengan pengampunan Allah itu. Lalu beliau pun kembali menyambung semula bantuannya terhadap Misthah, meskipun Misthah telah melakukan penganiayaan terhadap beliau. 

Ayat di atas memberikan pengajaran kepada kita supaya jangan menaruh dendam, yang perlu hendaklah berlapang dada dan suka memaafkan. Teruskanlah melakukan kebaikan sekalipun mendapat penganiayaan. Bahkan kalau boleh tambahkanlah kebaikan dari kebiasaan yang dilakukan, sebagai suatu cara untuk menundukkan hawa nafsu dan mengecewakan hasutan syaitan. Bilamana seseorang itu dapat melakukan seumpama itu, maka ia mencapai kedudukan dan darjat para siddiqin. 

Dendam Perbuatan Haram 
Nyatalah dari penjelasan di atas bahawa sifat dendam itu tidak dibenarkan dalam Islam. Mengenainya Nabi SAW bersabda yang bermaksud: " Orang mukmin itu bukanlah seorang yang pendendam." 

Walau bagaimanapun untuk memberikan penjelasan yang lebih mengenai sifat hasad, maka Rasulullah bersabda yang bermaksud: " Tiada hasad (dibenarkan berhasad) kecuali dalam dua perkara sahaja, iaitu seseorang yang dikurniakan Allah harta yang banyak, lalu ia menaburkan harta itu pada perkara yang haq/benar, sehinggalah hartanya habis. Dan seorang lagi dikurniakan Allah ilmu, lalu ia mengamalkan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang ramai." 

Apa yang dapat disimpulkan dari maksud hadis di atas bahawa tidaklah dilarang kiranya lelaki mahupun wanita itu mengharap-harapkan sesuatu nikmat yang sama, yang ada pada orang lain untuk dirinya. Maka selagi ia menginginkan nikmat yang sama untuk dirinya dan tidak pula ia mengharapkan lenyapnya nikmat itu dari orang lain, ataupun ia tidak akan membenci kalau orang itu dapat mengecap nikmat itu terus-menerus, maka cita-citanya itu tidaklah dihukum haram, malah ada kalanya dituntut oleh syariat. 

Friday, 6 July 2012

^ FIKIR ZIKIR ^


FIKIR ZIKIR 

Segala puji bagi Allah yang menggerakkan hati dan jiwa manusia menuntut ilmu yang akan menghampirkan diri seorang hamba yang hina kepada Zat Yang Menciptakannya. Selawat dan salam buat Rasul Muhammad ... berselawatlah ke atasnya... yang tidak pernah alpa dan putus asa membimbing ummah sehingga kini agar menuruti jejak ke redha Ilahi. Serta buat ahli keluarga baginda yang suci dan mulia dan para sahabat yang menjadi tokoh-tokoh agung dan pemugar semangat perjuangan Islam sehingga Kiamat. 

Segala puji bagi Allah, Tuhan Yang Esa dan selawat serta salam ke atas Nabi yang tidak ada lagi nabi selepasnya. Hati yang selalu mengingati tuhan, Lidah yang basah sentiasa berzikir. Fikiran yang sentiasa berpasak pada keagungan tuhan, indahnya. 

" Jika kita hendak mengukur cinta Allah pada kita, ukurlah betapa dalam cinta kita pada Allah." 

Segala-galanya terletak pada diri kita sendiri. Di mana Dia dihatiku??

Allahu rabbi...
Seringkali kita berzikir, terfikir pula, benar-benar khusyukkah kita? Benar-benar ingatkah kita pada Dia Yang Maha Agung? Benar-benar sungguhkah kita memanggil Dia Raja segala Raja atau sekadar ucapan basi?? Astaghfirullahalazim... 

Lantas, bagaimanakah hendak berzikir dengan khusyuk dan tenang? Sehingga kita benar-benar dapat menghayati alunan zikir kita? 

Ikhlas 
Pastikan hati kita benar-benar ikhlas dalam beribadat walaupun ianya semudah zikir. Janganlah kita terikut-ikut rentak orang yang berzikir laju, bernada tinggi dan keras sebaliknya lembutkanlah alunan zikir kita, biar ia menyentuh hati, menggetarkan gegendang telinga dan didengari minda.yakni, kita tahu apa yang kita sebut dan zikir itu hanyalah untuk Allah bukan untuk pujian manusia. 

Kenali dan hayati sifat-sifat Allah 
Zikir bererti kita memanggil-manggil Allah. Siapakah yang kita panggil itu? Kenalilah Allah, Dialah Yang Khalik, Yang Maha Agung, Yang Kudus... Apabila berzikir, hayati nama-nama tersebut, biar kehebatan-Nya dapat dirasai dan menggetarkan hati kita. 

Pilih waktu yang tenang 
Carilah waktu yang kita dapat bersendirian dengan Tuhan, tidak diasak dengan urusan dunia dan amukan fikiran yang bercelaru, seperti bangun di tengah malam. Mudah-mudahan hati kita tenang dengan berzikir. 

Mengingati dosa-dosa lalu 
Memohon ampun pada Allah dengan bersungguh-sungguh apabila mengenang dosa-dosa kita yang lalu. Kenang juga akan hakikat kita sebagai hamba yang hanya mengemis dan mengharap kasih tuhan. Kenang juga akan segala nikmat yang Allah telah curahkan pada kita. 

Menangis 
Hati yang keras kerana dosa pasti akan susah mengalirkan air mata. Menangislah dalam zikir kita. Mudah-mudahan Allah sudi memandang dan menyahut panggilan kita.

Ketahui fadhilat 
Setiap kalimah ada kelebihannya tersendiri. Dengan mengetahui kelebihan mengamalkan ayat-ayat tertentu, dapat menambahkan keyakinan dan meneguhkan lagi amalan kita. Contohnya, memulakan setiap pekerjaan dengan lafaz bismillahirrahmanirrahim itu dapat mengundang keberkatan dalam pekerjaan tersebut. Mudah-mudahan dipermudahkan urusan. 

Yakin 
Yakin, bahawa Allah sedang melihat dan mendengar kita. Jika kita berzikir sambil lewa, Allah juga akan melayan panggilan kita sambil lewa.

Astaghfirullahalazim... peringatan untuk diri ini juga yang sering leka dalam mengingati Allah... ~